Polisi Dalami soal Surat Terkait Bentrokan di Pasar Kutabumi Tangerang

Polisi Dalami soal Surat Terkait Bentrokan di Pasar Kutabumi Tangerang

Polisi mendalami beredarnya surat Slot777 permohonan bantuan diduga dari pengurus pasar yang di maksudkan terhadap sekelompok orang berkaitan pertikaian di Pasar Kutabumi, Kabupaten Tangerang. Tak cuma itu, polisi juga menyelidiki beredarnya surat deklarasi peduli pasar dari sekelompok orang.
Ada 2 surat yang viral dan beredar yakni surat permohonan bantuan yang di duga dari pengurus pasar serta surat deklarasi. Kedua surat ini kami dalami kebenarannya, kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sigit Dany Setiyono, dalam keterangannya terhadap wartawan, Rabu (27/9/2023).

Sigit menuturkan pihaknya sepatutnya mengerjakan verifikasi atas kesahihan dua surat hal yang demikian. Setelah itu, polisi akan mendalami keterkaitan surat hal yang demikian dengan pertikaian di Pasar Kuta Bumi.

Polisi sejauh ini masih mencari bukti fisik kedua surat hal yang demikian. Selain itu, pengurus pasar dan orang-orang yang di duga terlibat pada lembar surat deklarasi itu akan di mintai klarifikasi.

Kami juga akan gali maksud dari isi surat permohonan itu, tanggal berapa itu di wujudkan, dan mengapa diwujudkan? ujarnya.

Atas apa bahkan alasannya, tindakan premanisme tak di benarkan. Dan kami akan tindak tegas aksi-aksi semacam itu, tambahnya.

3 Orang Tersangka

Sebelumnya, Polresta Tangerang menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus pertikaian di Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten. Para pelaku mempunyai peran masing-masing.

Peran H mengerjakan pemukulan dan penganiayaan, C perekrut, pembagi uang, dan pelaku pemukulan serta penganiayaan, serta N mengerjakan pemukulan dan penganiayaan, kata Sigit dalam keterangannya, Selasa (26/9).

Bentrokan itu terjadi pada Pekan (24/9). Ada empat orang terluka akibat pertikaian hal yang demikian.

Awalnya, polisi mengamankan tujuh orang untuk diperiksa pada Selasa (26/9) dini hari. Dari tujuh orang yang di amankan, tiga di antaranya di tetapkan sebagai tersangka berinisial H, C, dan N.

Meskipun empat lainnya masih berstatus saksi dan polisi terus mendalami dugaan pelanggaran pidana yang di laksanakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *