Dishub Jakarta Rekayasa Lalin di Ciledug Raya Jaksel hingga November 2024, Ini Sebabnya

Jakarta Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas (lalin) secara bertahap di Jalan Ciledug Raya, Jakarta Selatan.

Hal ini karena adanya proses saluran jacking (Seskoal) di Jalan Ciledug Raya oleh Dinas Sumber Kekuatan Air (SDA).

“Lokasi profesi berada di Jalan Ciledug slot Raya mulai dari simpang Jalan Seskoal-Jalan Ciledug Raya hingga Pasar Cipulir,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangan tertulis, dikutip Pekan (12/5/2024).

Syafrin mengatakan, pembangunan saluran jacking dijalankan sebagai upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk menuntaskan genangan di Jalan Ciledug Raya.

Syafrin menyebut, rekayasa lalin secara bertahap ditujukan untuk menyokong proses jacking. Adapun proses telah dimulai sejak 6 Mei 2024 dan akan berlangsung hingga 30 November 2024.

“Diimbau kepada para pengguna jalan supaya menghindari ruas jalan hal yang demikian dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditentukan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, pertanda petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan,” kata dia.

Berikut mendetail proses dan rekayasa lalin yang dilegalkan:

1. 6 Mei-12 Juli 2024

Dimensi zona profesi 6×5 meter dan selama profesi dijalankan akan terjadi penyempitan lajur lalu lintas

2. 6 Mei-21 Juli 2024

Dimensi zona profesi 20×5 meter dan selama profesi dijalankan akan terjadi penyempitan lajur lalu lintas

3. 20 Mei-22 September 2024

Dimensi zona profesi 30×5,5 meter dan selama dijalankan profesi akan mengokupansi badan jalan. Karenanya lalu lintas dialihkan melalui jalan pengganti median pemisah jalan

4. 27 Mei-8 September 2024

Dimensi zona profesi 30,5×5 meter, selama profesi akan mengokupansi badan jalan. Oleh karena itu, lalu lintas akan dialihkan melalui jalan pengganti median pemisah jalan

Pelaksanaan Lainnya
5. 3 Juni-22 September 2024

Dimensi zona profesi 26,7×5,4 meter, selama profesi akan mengokupansi badan jalan. Selama proses proses lalu lintas bakal dialihkan melalui jalan pengganti median pemisah jalan (zona bawah jalan layang)

6. 15 Juli-20 Oktober 2024

Dimensi zona profesi 10×4,4 meter. Selama profesi akan mengokupansi badan jalan. Sehingga, lalu lintas juga akan dialihkan melalui jalan pengganti median pemisah jalan (zona bawahjalan layang)

7. 23 September-10 November 2024

Dimensi zona profesi 15×5 meter dan selama profesi akan terjadi penyempitan lajur lalu lintas

8. 30 September-17 November 2024;Dimensi zona profesi 15×5 meter dan selama profesi akan mengokupansi badan jalan, lalu lintas dialihkan melalui jalan pengganti median pemisah jalan (zona bawah jalan layang)

9. 21 Oktober-30 November 2024

Dimensi zona profesi 15×5,4 m dan selama profesi akan mengokupansi badan jalan, lalu lintas dialihkan melalui jalan pengganti median pemisah jalan (zona bawah jalan layang koridor 13).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *