Ada 8 Juta Kreator Konten, Tapi Baru 14 Persen yang Cuan

Jakarta Dana Moneter Internasional (IMF) mencatat tersedia 8 juta kreator konten di tempat sosial yang berpotensi meraup keuntungan dari konten yang dibuat. Namun, belajar lainnya mencatat, bari 14 % dari angka berikut yang sukses mengantongi keuntungan. IMF memprediksi akan tersedia 17 juta kreator konten terhadap 2027 mendatang. Potensi pemasukan secara kumulatif di taksir raih USD 7 miliar atau setara Rp 105 triliun. Kendati potensi itu terbuka lebar, belajar Linktree tunjukkan tersedia 59 % kreator pemula yang belum terkenal dan belum mencatatkan untuk. Di segi lain, cuma tersedia 14 % kreatoe yang miliki komunitas dan bisa merauo untung. “Semua ini tunjukkan bahwa ekonomi kreator memang miliki pasar yang besar, tapi belum di maksimalkan potensinya,” ujar Founder dan CEO TipTip Albert Lucius di dalam keterangannya, Senin (21/8/2023).

Peluang

Albert menyaksikan peluang penguatan kreator judi bola parlay pemula sebagaimana misi yang di jalankan TipTip. “Adalah misi TipTip judi bola resmi  untuk menumbuhkan, menginspirasi, dan memampukan para kreator berikut untuk menaikkan skalanya dan jadi kreator-kreator unggul,” kata dia. Dia mengklaim TipTip bisa mewadahi 20 juta kreator konten di platform-nya. Di kaitkan dengan peluang mengantongi untung, Albert menyebut tersedia 67 % pemasukan tercatat dari kreator yang berlokasi di luar kota besar. “Terlebih, kreator-kreator yang aktif di TipTip bisa menghasilkan sekitar dua kali lipat di bandingkan upah minimum umumnya (UMR), agar pekerjaan ini jadi semakin di minati terhadap era digital,” ungkapnya.

Monetisasi

Sementara itu, Presiden Komisaris TipTip, Triawan Munaf menyebut pihaknya tengah menggodok metode monetisasi di platform tersebut. Harapannya bisa membuka peluang lebih besar untuk kreator bis mendapat penghasilan “Di bantu pendekatan berbasis teknologi, TipTip tetap berkomitmen untuk menaikkan fitur-fiturnya manfaat sediakan jalur-jalur monetisasi yang semakin inovatif, dan juga menciptakan peluang yang sebanding bagi kreator pada mulanya dan juga komunitasnya, sampai para influencer terbesar,” bebernya.

Peran Startup Berbasis Teknologi

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menyebutkan penciptaan bisnis rintisan (startup) yang berkualitas, inovatif, dan berwawasan teknologi mempercepat Indonesia mewujudkan diri jadi negara maju. “Oleh gara-gara itu, perihal ini jadi prioritas Pemerintah agar bisa mendorong potensi ekonomi digital Indonesia menuju negara maju di th. 2045. Maka jadi perlu untuk berkolaborasi dan bersinergi antar Kementerian/Lembaga (K/L) di dalam mewujudkan perihal tersebut,” kata MenKopUKM Teten Masduki di dalam acara: Road to Indonesia Startup Ecosystem Summit (ISES 2023), yang terjadi di Solo, Jumat (11/8/2023). MenkopUKM menyebut waktu ini Pemerintah tengah mendorong rasio kewirausahaan raih sebesar 3,95 % di th. 2024. Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) pun turut aktif berkerja sama dengan seluruh pihak, K/L, para inkubator swasta dan kampus, di dalam menciptakan usaha-usaha rintisan baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *